- Sejarah Pendirian Gereja.
Gereja Kristen Protestan Jawa Barat Jemaat Surya Permata Indah Bekasi
Gereja saat ini beranggotakan 35 KK, yang terdiri dari ± 100 Jemaat sidi, ± 25 Jemaat Pemuda Remaja, ± 35 anak sekolah minggu, Gereja ber domisili di RT 05/03 Perumahan Surya Permata Indah, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi-Jawa Barat. Anggota Jemaat dengan profesi yang bervariasi sebagai wira usaha, bidang jasa, bidang kesehatan, Bidang pendidikan,pekerja pabrik dan lain sebagainya. Jemaat adalah perantau dari kampung halaman dari Sumatra Utara dan berbagai tempat di indonesia yang menetap di Kabupaten dan Kota Bekasi yang punya kerinduan bersama untuk bersama beribadah memelihara iman dan saling menguatan diatas dasar kasih Kristus.
Pada tahun 1997 dua orang pemuda berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana (S1 Theologi) yaitu sdr. Suroso dan sdr. Segala Hatenangan Tampubolon. Sejak mahasiswa sampai tahun 2000 mereka melayani disebuah gereja dan yayasan Kristen serta mengajar disekolah-sekolah. Dalam perjalanan pelayanan, mereka mempunyai kerinduan untuk membuka sebuah pos pelayanan yang bernaung dibawah sebuah Sinode Gereja.
Diawali perjumpaan dengan Bpk. Partogi Tambunan S.Th maka sdr. Suroso dan Sdr. Segala Hatenangan Tampubolon dalam kerinduan dan panggilan yang sama mereka sepakat untuk merintis pelayanan Gerejawi dan mereka memulai dengan beberapa langkah sebagai berikut:
a. Langkah Pertama Sebagai langkah awal mereka bertiga mengadakan pertemuan secara itensif untuk mendoakan, menyusun rencana,dengan harapan Tuhan menuntun dan memberi hikmat kepada mereka
b. Langkah Kedua
Menyadari pentinganya sebuah lembaga Gereja yang menaungi pelayanan yang dikerjakan, mereka mulai mencari lembaga-lembaga Gereja (Sinode). Diantaranya adalah Gereja Kristen Protestan Jawa Barat yaitu: melalui Jemaat Gloria Bekasi (Pdt. A Suparno)
c. Langkah Ketiga
Setelah melalui perbincangan dengan Pdt. Andreas Suparno S.Th beserta Majelis Jemaat Gloria Bekasi, maka diputuskan untuk mengutus saudara Segala Hatenangan Tampubolon S.Th untuk membuka Pos Pengabaran Injil GKP Jabar di Surya permata Indah Bekasi dimana bapak Segala Hatenangan Tampubolon S.Th dan keluarga tinggal.
Maka pada tanggal 4 Augustus 2002 dimulailah ibadah perdana diperumahan surya permata Indah Blok C3 No7 dan dihadiri oleh 12 kepala keluarga atau sekitar 30 orang. Dan sejak dimulailah pelayanan Gereja dalam bentuk Ibadah Umum, Ibadah Sekolah Minggu serta Ibadah pemuda-pemudi.
d. Langkah Ke Empat
Dengan pesatnya perkembangan jemaat, tantangan-tantangan dari luar juga mulai bergejolak seperti: adanya warga yang merasa keberatan akan kehadiran pos PI ini sehingga warga tersebut melayangkan protes kepada Bapak Tampubolon, Pak RT, juga ke pengelola perumahan. Menyikapi protes tersebut maka Pak RT yang pada waktu itu adalah Bapak Johanes Pinontoan dan pak Haris dari pihak pengelola perumahan menganjurkan supaya kegiatan-kegitan Pos PI diadakan di Pendopo Bekas ruang ganti kolam renang perumahan Surya permata Indah yang sudah sejak tahun 1997 tidak pernah digunakan. Atas usulan tersebut maka pengurus Pos PI Rawa Lumbu menyambut dengan baik sambil tetap berdoa, juga secara terencana mengadakan pendekatan persuasive kepada setiap warga perumahan terutama yang non Kristen (yang menyampaikan protes)
Pada Tanggal 23 Oktober 2003 dalam sebuah ibadah Khusus BPM Sinode GKP Jabar meneguhkan Pos PI Rawa Lumbu yang pada waktu itu berjumlah 20KK atau 80jiwa.
Pada ahkir tahun 2004 pengelolaan Perumahan Surya Permata Indah beralih kepada Pt. Trio Propertindo Jaya (Bapak Irwanto Oentung sebagai Direktur Utama). Beralihnya pengelola perumahan tersebut mengharuskan tempat Ibadah yang selama ini di gunakan akan diubah fungsikan menjadi jalan perumahan. Oleh sebab itu pengurus Pos PI meminta kebijakan pihak pengelola berkenan dengan tempat ibadah. Sehingga pihak pengelola mengijinkan pengurus Pos PI memindahkan pendopo tersebut keatas lahan kolam renang dengan biaya sendiri dan urusan perizinan menjadi tanggung jawab Pos PI.
Puji Syukur kepada Yesus Kristus Kepala Gereja, dengan dana yang hanya ada Rp 5.000.000,- (lima juta) maka pengurus dengan iman dan tekat bersama mulai mengurug dengan tanah merah kolam renang tersebut. Dengan bantuan saudara-saudara dari kumpulan suku Batak (Parsahutaon, Satahi saoloan) Rawa Panjang, pendopo tersebut dengan cara gotong royong, menggotong bangunan pendopo keatas kolam renang yang sudah di urug. Pada ahkirnya bangunan baru tersebut diperlebar menjadi 7x16m dengan situasi ruang ibadah. Pekerjaan Tuhan sungguh nyata karena setelah bangunan selesai pengeluaran untuk proses pemindahan pendopo tersebut sampai pada Rp. 26.000.000,- banyak pihak yang peduli.
Pada tanggal 25 November 2006 diteguhkanlah majelis angkatan pertama untuk periode 2006-2011 di Bajem Rawa Lumbu sebagai berikut:
Pengurus Harian Majelis (PHM)
Ketua I : Pdt. Segala Hatenangan Tampubolon S.Th
Ketua II : Pnt. Washington Naibaho
Sekretaris : Dkn. Subadi Hasthono, SE
Bendahara : Pnt. Elizabeth Hetharua
Majelis Koordinator
Makor Kesaksian : Pnt. Alexsander Hutabarat
Makor Persekutuan : Dkn. Rosmauli Sihotang
Makor Diakonia : Dkn. Darwin Sianipar
Makor Penatalayanan : Dkn. Mayer Sianipar
Pada tanggal 22 November 2009 Bajem Rawa Lumbu diteguhkan menjadi jemaat Dewasa dengan jumlah jemaat 30kk atau 120jiwa. Bersamaan dengan itu diteguhkan juga tambahan majelis yaitu:
Pnt. Amsal Sarjono dan Nama Bajem Rawalumbu menjadi :
Jemaat Surya Permata Indah.
Pada saat sejarah ini (2010) ditulis jemaat surya permata indah telah bertambah menjadi 34kk atau 146jiwa.
Kiranya Jemaat surya permata indah selanjutnya dapat berkarya lebih baik. Sehingga dalam semuanya itu nama Tuhan di Puji dan di Muliakan.
Tuhan Yesus Kepala Gereja Memberkati Umatnya
Pada Tahun 2009 Gereja berubah nama menjadi GKP JABAR Jemaat “Surya Permata Indah”Bekasi.
Pada Tahun 2010 ~2012 Gereja terus bertumbuh sehingga ada peneguhan Majelis untuk membantu Pelayanan, Tahun 2012 dalam ibadah peneguhan diteguhakan Majelis Jemaat masa pelayanan 2012~2017 : Pnt.A Hutabarat, Pnt W Naibaho, Dkn.M Sianipar, Dkn D Sianipar,Pnt.E Hetharua, Dkn.Amsal Sarjono, Dkn.S Hasthono.Dkn.Rosmauli Sihotang. Dan juga terbentuknya komisi Ibu “Debora”
Pada Tahun 2012~2017 Gereja terus bertumbuh dan mengadakan pelayanan dari baptisan, katekisasi, sakramen Perjamuan Kudus, pemberkatan pernikahan dan pelayanan kedukaan, Tahun 2017 karena masa pelayanan kemajelisan berakhir maka diadakan peneguhan majelis kembali tahun pelayanan 2017~2022 Yaitu: Pnt.M Hutasoit, Pnt E.Hetharua, Pnt.R Sihotang, Pnt Ruth Siti Lestari, Pnt.Delfiana Sianturi,Pnt.S Hasthono.
Pada Tahun 2018 ~2019 Gereja terus berjalan mengadakan pelayanan baptis dan katekisasi dengan bertambahnya anggota jemaat sidi.
Pada Tahun 2020 ~2021 Dengan diterpanya pandemi korona gereja harus beribadah secara online Via Youtube dan ZOOM yang berlangsung sampai September 2021, sejak bulan september dilakukan ibadah offline dengan jumlah terbatas hingga saat ini
Pada Tahun 2022 berencana merenovasi bangunan gedung yang rusak karena selama ini tidak dipakai ibadah dan harus meninggikan bangunan agar lebih nyaman dan merubah tata ruang agar muat untuk ibadah dengan kondisi new normal.




